Pada umumnya pertama-tama akan terlihat pada bagian tanaman yang melakukan kegiatan fisiologis terbesar yaitu pada bagian yang ada di atas tanah terutama pada daun-daunnya. Tanaman budidaya baik tanaman musiman maupun tanaman tahunan membutuhkan nutrisi berupa unsur hara untuk melakukan aktifitas hidupnya seperti, pertumbuhan, metabolisme, dan Rerata tinggi tanaman pada perlakuan 250 kg N/ha dan 175 kg N/ha menunjukkan hasil paling tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa ket-ersediaan unsur hara khususnya nitrogen pada pelakuan 175 dan 250 kg N/ha sudah terpenuhi. Pertumbuhan tinggi tanaman dapat diakibatkan karena ketersediaan unsur hara dan air yang cukup dalam tanah. Terutama unsur nitrogen hara pada tanaman 4. Mempelajari hubungan antara status hara pada tanaman dan penampilan tanaman 2.1 Test Jaringan penting dalam mendiagnosa kebutuhan unsur hara bagi tanaman yang sedang tumbuh aplikasi unsur hara untuk memperbaiki stress hara yang diidentifiksi dengan test jaringan dapat tidak berhasil karena : 1. Sedangkan unsur hara mikro merupakan unsur hara yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit, namum harus ada bagi tanaman (Salisburry & Ross, 1995). Defisiensi adalah kondisi dimana tanaman kekurangan unsur hara sehingga proses fisiologisnya terganggu. Defisiensi unsur hara dapat dilihat secara visual dari gejala yang muncul pada tanaman. Defisiensi unsur hara antara lain disebabkan oleh pemupukan yang dilakukan sebelumnya tidak sesuai dengan kebutuhan tanaman. Tanaman yang mengalami defisiensi unsur hara memperlihatkan kelainan pada bagian yang mengalami kekurangan salah satu atau lebih unsur hara tersebut, misalnya pada daun, muncul bercak-bercak. Dari empat puluh sampel Unsur hara makro diperlukan oleh tanaman dalam jumlah yang lebih besar (0-3% berat tubuh tanaman). Sedangkan unsur hara mikro diperlukan oleh tanamannya dalam jumlah yang relatif kecil (beberapa ppm/ part per million dari berat keringnya). Unsur hara makro antara lain; C, H, O, N, P, K, S, Ca, dan Mg. .

defisiensi unsur hara pada tanaman